uni eropa mengakui sistem legalitas kayu indonesia

Berita gembira untuk pengusaha dan eksportir mebel Indonesia: Uni Eropa mengakui sistem legalitas kayu Indonesia. Saya baca dari Republika tanggal 26 September 2011 bahwa “Uni Eropa Resmi Akui Sistem Legalitas Kayu Indonesia”. Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa menandatangani perjanjian Forest Law Enforcement Governance and Trade – Voluntary Partnership Agreement (FLEGT-VPA) pertengahan September 2011 di Brussel, Belgia. Pengakuan ini telah diupayakan lebih dari 7 tahun. Syukurlah pada akhirnya Uni Eropa mengakuinya. Pengakuan ini penting, karena akan menjadi persyaratan masuk bagi barang-barang ekspor ke Eropa.

Uni Eropa tergolong Persekutuan Negara yang mengenakan aturan ketat tentang legalitas kayu. Karena mereka ingin memastikan bahwa kayu yang mereka konsumsi berasal dari pengelolaan hutan yang ramah lingkungan, bukan merusak lingkungan. Mereka bahkan hendak mensyaratkan sertifikat FSC untuk produk –produk kayu yang mereka import, termasuk mebel atau furniture.

Ada 48 klasifikasi produk kayu dan turunannya yang berasal dari Indonesia yang boleh masuk ke perdagangan Eropa. Dalam hal ini, Indonesia mendahului Malaysia berhasil dalam negosiasi FLEGT-VPA.

Sumber

Republika. klik di sini

trik untuk memilih furniture yang bagus

Jika harga tidak menjadi masalah, inilah tips untuk memilih furniture yang bagus.

  • Pastikan bahwa bahan kayu yang dipakai adalah kayu jati perhutani. Anda perlu tahu perbedaan jati perhutani dan jati kampung. Jati perhutani punya serat lebih halus. Seberapa halus? Kalau anda tidak punya waktu banyak untuk belajar merasakan perbedaannya, keliling ke beberapa toko, tanyakan jati perhutani dan carilah yang paling halus seratnya. Kekuatannya juga lebih bagus. Jati perhutani ditanam di hutan-hutan yang tanahnya kurang subur dibanding jati kampung. Pertumbuhannya lambat. Kalau jati kampung berumur 10 tahun sudah layak tebang, jati perhutani butuh 18 tahun.
  • Pilihlah furniture dengan diameter yang paling lebar. semakin lebar akan semakin bagus. Karena berarti jati itu sudah berumur tua serta halus dan kuat.
  • Pilihlah mebel yang hanya terdiri dari bagian galih (bagian coklat), tanpa bagian yang putih.
  • Pilihlah mebel atau furniture yang tidak memiliki mata mati (knot). Mata ini adalah bekas cabang kayu.
  • Pilih mebel dengan bahan kayu yang kering dengan tingkat kekeringan 12% untuk menjamin bahwa furniture tidak mengalami penyusutan
  • Pilihlah mebel dengan dengan bahan dari satu kayu. Karena dengan demikian, berarti warna kayu akan lebih seragam.
  • Pilihlah furniture dengan ukuran yang sesuai dengan situasi ruangan anda
  • Pilihlah furniture yang sesuai dengan gaya rumah dan furniture anda yang lain

Beli Mebel Jepara Didiskon 10-20 Persen

Mulai tanggal  15 September hingga 30 Oktober 2008, puluhan pengusaha mebel, tenun, dan kerajinan memberikan diskon sebesar 10-20%  untuk menyambut Bulan Kunjungan Jepara.  Diskon ini adalah bentuk partisipasi pengusaha Jepara dalam menarik wisatawan pada Bulan Kunjungan Jepara.

Pengusaha yang memberikan diskon tersebut adalah sebagai berikut:

Lanjut membaca