
Menyusun ruang, menata furniture bukan semata-mata membuat tempat tinggal dan tempat duduk saja. Membuat tembok atau memilih furniture bisa mempermudah untuk mendekatkan hubungan maupun menjauhkan hubungan. Rumah dengan banyak kamar dan tembok akan mempermudah anggota keluarga untuk menjauh, dan sebaliknya rumah dengan sedikit sekat, seperti rumah joglo jawa akan mempermudah hubungan. Tentu rasa dekat dan jauh antar anggota keluarga bukan semata-mata ditentukan oleh ruangan dan mebel saja. Pertimbangan etis yang menghormati sesama anggota keluarga sangat besar peranannya dalam membangun hubungan. Mebel yang tepat akan lebih memudahkan komunikasi dan hubungan.
Coba perhatikan gambar mebel di bawah ini.
Jarak antara dua orang itu terasa jauh. Kalau kedua orang itu tidak saling sapa, situasi mebel terasa mendukung. Bandingkan dengan sofa 3 dudukan di bagian atas. Kalau misalnya tidak saling sapa rasanya tidak enak. Sofa itu mendorong terjadinya interaksi, sedangkan set sofa yin yang berisi dua orang dengan berpalingan muka itu mendorong jauhnya jarak sosial.
Tentu saja bukan berarti sofa minimalis di atas baik sementara sofa yin yang di bawah jelek. Masing-masing ada fungsinya. Sofa yinyang lebih cocok untuk dipasang di ruang publik, ruang tunggu.

Sofa ini terbuat dari kayu jati perhutani. Dengan serat indah, kuat dan liat. Tahan air dan lebih tahan hama. Sofa ini akan lebih mempermudah mendekatkan hubungan antar keluarga. Bisa juga, kalau malam, menjadi tempat tidur. Nyaman diduduki. Membuat anda betah membaca atau bercengkrama dengan anggota keluarga.